Penerapan Model Pembelajaran Inovatif Dalam Bahasa Arab Bagi Alumni Departemen Sastra Arab Universitas Negeri Malang

Model Inovatif Dalam Pembelajaran Bahasa Arab

Penulis

  • Moh Fauzan Universitas Negeri Malang
  • Mohammad Ahsanuddin
  • Nurhidayati
  • Moch. Wahib Dariyadi
  • Moh Fery Fauzi

Kata Kunci:

pengabdian masyarakat, model inovatif, pembelajaran bahasa Arab, alumni, Depatemen Sastra Arab

Abstrak

Pengabdian ini dilaksanakan sebagi wujud kepedulian Departemen Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (JSA FS UM) terhadap para alumni. Dalam pelatihan ini, para alumni akan dibekali pengetahuan dan penerapan beberapa model pembelajaran inovatif yang diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab. Model-model pembelajaran yang dimaksud, yaitu: Problem Based Learning (PBL), Project Based  Learning (PjBL), model Discovery  Learning (DL). Model-model pembelajaran tersebut akan diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab. Adapun rincian dari penerapan tiga model tersebut tertuang dalam 7 materi yang disampaikan oleh para narasumber. Pasca penyampaian materi, para pelaksana kegiatan melakukan pendampingan kepada para peserta untuk mempraktikkan. Pendampingan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring. Pendampingan dilaksananya dala pembelajaran selama 5 pekan. Dalam setiap pekan, peserta diberi tutorial dalam merancang penerapan model pembelajaran bahasa Arab dan peserta membuat artikel terkait penerapan model pembelajaran inovatif dalam bahasa Arab. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta. Sebagai bahan evaluasi, pelaksana kegiatan menyebarkan angket via google form pasca kegiatan dilaksanakan. Adapun hasil dari angket tersebut sebagaiamana berikut. Pertama, fasilitas yang diberikan fasilitator. 90,9% peserta menyatakan sangat baik dan 9,1% peserta menyatakan baik. Kedua, hasil angket terkait penguasaan narasumber terhadapn materinya. 75% peserta menyatakan bahwa narasumber sangat menguasai materi dan 22,7% peserta menyatakan bahwa narasumber menguasai materi. Ketiga, hasil angket terkait kejelasan narasumber dalam menyampaikan materi. 72,7% peserta menyatakan bahwa narasumber sangat jelas dalam menjelaskan materinya dan 25% peserta menyatakan penjelasan pemateri jelas. Keempat, hasil angket terkait kebermanfaatan materi dalam inovasi pembelajaran. 86,4% peserta menyatakan bahwa narasumber kegiatan sangat bermanfaat dalam inovasi pembelajaran dan 13,6% peserta menyatakan bahwa kegiatan bermanfaat dalam inovasi pembelajaran.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-13