Penguatan Literasi Fikih Wanita pada Komunitas Ibu-ibu
Keywords:
Women's Jurisprudence Literacy, Community Service, Jama'ah BurdahAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi fikih wanita di kalangan ibu-ibu Jama’ah Burdah Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Minimnya pemahaman fikih wanita masih dipengaruhi tradisi lisan dan pengetahuan turun-temurun yang belum sepenuhnya sesuai dengan sumber otoritatif. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta tanya jawab berbasis partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 3 September 2025 di Pondok Pesantren As-Shiddiqy, dengan 50 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi, tercermin dari partisipasi aktif dalam bertanya, berbagi pengalaman, serta memberikan masukan untuk tindak lanjut. Peserta menilai materi sangat relevan dengan kebutuhan mereka dan membantu menjernihkan persoalan fikih sehari-hari. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui penyusunan modul sederhana dan forum diskusi rutin agar berdampak jangka panjang bagi pemberdayaan perempuan muslimah.References
Afiyatin, A. L. (2019). Dwilogi Filsafat Perempuan: Mengupas Paradigma Perempuan melalui Pendekatan Humanistik dan Implikasi Empirisme. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 3(1), 161–186. https://doi.org/10.21274/martabat.2019.3.1.161-186
Az-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuhu. Damaskus: Dār al-Fikr.
Fodhil, M., Nashoih, A. K., Mathoriyah, L., Rohmah, F., & Halimah, N. (2024). Penguatan Pemahaman Fikih Wanita Seputar Haid, Nifas, Istihadhoh, dan Thoharoh Bagi Remaja Jam’iyah Diba’iyah Desa Ngogri Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Islami, 5(2), 55–64.
Idris, M. (2017). Peranan Kesalehan Orang Tua terhadap Peningkatan Kecerdasan Emosional. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 21(2), 145–160.
Jufri, M. (2014). Fiqh Perempuan (Analisis Gender dalam Fiqh Islam Konteks Keindonesiaan). Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 7(2), 278–297. https://doi.org/10.35905/almaiyyah.v7i2.246
Maisyal, N. (2024). Peningkatan Literasi Hak-Hak Reproduksi Perempuan Kader Fatayat NU Pecalungan Kabupaten Batang. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan, 2(3), 101–110.
Ma’mur, J. (2017). Moderatisme Fikih Perempuan Yusuf Al-Qardhawi. Muwazah, 8(1), 67–83. https://doi.org/10.28918/muwazah.v8i1.725
Muhammadun, M. (2015). Fiqh dan Permasalahan Perempuan Kontemporer. Jurnal Pemikiran Islam, 8(1), 25–36.
Nawawi, I. (n.d.). Al-Majmū‘ Syarh al-Muhadzdzab. Beirut: Dār al-Fikr.
Rahmah, N. A. (2025). Upaya Membentuk Pemahaman Fiqih Wanita tentang Haid pada Mahasantri Ma’had al-Jami’ah di IAIN. Jurnal Studi Keislaman, 3(2), 87–96.
Rusmiati, E. T. (n.d.). Critical Ethnographic Analysis: The Role of Female Ulama as Literacy Media Agents. Journal of Islamic Studies, 17(1), 55–72.
Syafi’i, I. (n.d.). Al-Umm. Kairo: Maktabah al-Kubra.
Yusuf, F. N. S., Maslakha, H., & Mauliddiyah, S. I. (2021). Kontribusi Kajian Wanita untuk Meningkatkan Pemahaman Fiqih pada Masyarakat di Desa Pulorejo. Jurnal Pengabdian Umat, 2(1), 45–56.
Zainuddin, M. (2020). Literasi Keagamaan Perempuan: Antara Tradisi Lisan dan Teks Akademik. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 210–220.
Zulfah, R. (2022). Pendidikan Fiqh Wanita di Komunitas Muslimah Pedesaan: Studi Kasus Majelis Taklim. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 55–70.








